Senin, 15 Agustus 2011

baterai yang memiliki ukuran costumizeable

Riset tentang jenis baterai yang baru hanya untuk menemukan apabila Agan sekalian menemukan sesuatu dengan ukuran yang kurang sesuai dan sering membuat semua orang menjadi sangat frustasi.Baterai yang tidak biasa ini seperti baterai rechargeable lainnya tetapi dengan konsep yang akan memungkinkan Agan untuk menggunakan satu baterai untuk berbagai keperluan untuk perangkat elektronik dengan berbagai ukuran .Dengan perangkat ini Agan sekalian bisa menghidupkan mainan anak dalam waktu singkat tanpa bolak-balik ketoko baterai untuk mencari ukuran yang cocok(wicak).

Dengan dinamakan A to D Rechargeable Battery dapat bekerja lebih dari sekedar batterai biasa, akan tetapi pada bagian luarnya dilapisi dengan Collapsible memory foam. Apabila Agan sekalian ingin memanfaatkan untuk sebuah gadget kesayangan agan, Agan bisa meremas Baterrai tersebut menjadi unkuran yang diinginkan . Dan dengan mudah memasukkan kedalam tempat batterai gadget kesayangan Agan sekalian sekaligus mempertahankan pada ukuran yang pas.

Baterai yang sesungguhnya ada didalam foam yang memiliki ukuran sebuah baterai standard ukuran AA.Dengan kapasistas yang sangat kecil , ini sangat sulit dibayangkan akan mencukupi kebutuhan listrik pada perangkat kesayangan Agan sekalian. Akan tetapi apa bila kondisi sangat darurat dan sangat diperlukan Baterai ini cukup bermanfaat saat itu, satu baterai untuk berbagai keperluan sungguh sebuah solusi yang lumayan bagus dan effektif(wicak)

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/baterai-yang-memiliki-ukuran.html

Sekelumit tentang komputer generasi pertama

harwell computer closeup

Mungkin Agan pernah berfikir adalah sebuah dinosaurus. Kali ini,kami bahas tentang salah satu komputer yang tertua didunia hasil dari penggalian disebuah gudang dan kali ini mereka restorasi untuk bisa kembali bekerja seperti saat masa keemasannya dahulu, pada sebuah museum Komputer Nasional yang berada di Bletchley Park. Yang telah memiliki nama Harwell Computer, yang juga dikenal sebagai WITCH(Wolverhampton Instrument for Teaching Computing from Harwell)yang merupakan sebuah komputer berbasis relay yang dapat berfungsi pertama kali pada tahun 1951.Selama pemakaian dari tahun 1952-1957 kompuetr ini telah digunakan pada riset energi Atom yang berada di Oxfordshire.Dan hal ini menghabiskan sisa waktu yang ada hingga 1973, sebagai sebuah alat pendidikan pada Staffordshire Technical College. Setelah itu,alat ini disumbangkan pada sebuah museum penegtahuan dan industri di Birmingham, dimana semua itu semenjak telah digudangkan selama hampir 30 tahun(wicak)

reading tape harwell computer

Mesin raksasa tersebuat kali ini akan direstorasi dan dikemas kembali untuk dipamerkan dan dibanggakan pada sebuah National Museum of Computing . Dan ini sebuah proyek dengan dana pinjaman sebagai bagian dari proyek Konservasi sebuah peradaban komputer, dengan sangat hati-hati dalam proses reassembly dengan mengacu pada photo-photo lama. Melalui sebuah diagram sirkuit yang asli yang bisa dijadikan acuan untuk membantu proses restorasi, dan masih banyak lagi sumber acuan lainya untuk melanjutkan restorasi.Terutama photo-photo lama yang sangat membantu dan bermanfaat untuk menempatkan mesin ini seperti yang terlihat pada masa lalu menjadi sebuah bagian yang tepat dan benar(wicak).

harwell computer

Harwell Komputer ini bukan hanya sebuah potongan bukti sejarah akan tetapi sebuah komputer tertua yang terbukti masih hidup dan masih bekerja dengan berbagai data yang tersimpen secara elektronik dengan bentuk data dan program. Yang telah membantu untuk mendesain Reaktor nuklir pertama di Inggris pada tahun 1950. Restorasi ini mungkin akan memakan waktu selama beberapa bulan kedepan sebelum the WITCH ini akan dipamerkan dan akan bersanding dengan komputer legendaris lainnya yaitu The Colossus Mark II

harwell computer in 1964

Untuk lebih lengkapnya, Agan bisa menyaksikan sebuah Video singkat yang ditayangkan oleh Jaringan BBC, dan melalui website mereka akan didapatkan informasi yang lebih lengkap tentang komputer yang benilai sejarah tinggi itu, dari proses perakitan hingga loading pertama setelah restorasi.Dan The National Museum of Computing mungkin akan mengundang Agan sekalian untuk menjadi sponsor yang mengkin akan mempertimbangkan biaya dari restorasi komputer ini, apakah Agan tertarik?(wicak)

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/sekelumit-tentang-komputer-generasi.html

Minggu, 14 Agustus 2011

sepeda hijau berbahan bambu karya Paulus Maringka

Pemahaman terhadap relevansi kultur menghasilkan sebuah analisa, desain dan proses evaluasi adalah sebuah cara untuk menemukan metode dan mewujudkan sebuah Greencycle bamboo bike yang terbuat dari bahan yang ekonomis dan ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan.

memerlukan 2 tahun penelitian yang difokuskan pada mencari cara untuk improvement proses fabrikasi sepeda yang selama ini memanfaatkan bahan yang bersih tetapi tidak ramah lingkungan dan berkesinambungan, bersama mereka mengexplorasi dengan menggunakan material yang bisa diperbaharui . Melalui penelitian proses ini dan waktu yang telah dihabiskan untuk memahami kultur dari user di Indonesia,sehingga fokus bergeser.

Untuk memahami sebuah kreasi yang merupakan greencycle(sepeda hijau), Para partisipan mencoba hadir dengan pendekatan desain yang diaplikasikan pada proses mendesain yang mereferensi serangkaian interview pada beberapa target user, percobaan prototype dan uji coba medan dengan menggunakan bahan baku yang berkesinambungan seperti bahan yang diusulkan, desain dan evaluasi sepeda hijau tersebut(wicak)

Designer : Paulus Maringka

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Untuk memadukan pengetahuan serta pengalaman dari seluruh masyarakat pengguna telah dikonsultasikan , termasuk petani , seniman , ahli bambu , enginer dan pabrik pembuatnya sendiri, untuk memberikan wawasan tentang berbagai kemungkinan riset ini untuk menghasilkan sebuah cohesive sociotechnical system di Indonesia dengan tujuan memuaskan pelanggan dan memenuhi segala keinginannya dengan tetap menggunakan material yang bisa diperbaharui untuk memproduksi Greencycle bamboo bike yang notabene lebih ramah lingkungan , berkesinambungan , yang pastinya harus lebih menguntungkan untuk lebih diterima dalam kehidupan masyarakat pada umumnya.

Dalam proses perancagan menggunakan system pemikiran desain yang mengacu pada wawasan kultural , untuk memperbaiki bentuk dari kendaraan yang bertenaga manusia tersebut, dengan memepertimbangkan berbagai perilaku , kepercayaan dan nilai relevansi , funsional , serta keinginan serta kebutuhan dari masyarakat pemakai dalam memanfaatkan teknologi tepat guna serta pertimbangan masalah lingkungan .

sebuah proses lamilasi yang dipakai dalam pembuatan sepeda ini dalam pembentukan frame sepeda adalah proses yang relatif mudah, ekonomis dan proses teknologi yang tidak terlalu tinggi. Dua kurva bambu yang identik yang terbuat dari potongan bambu lamilasi yang ditempatkan secara berlawanan dan digabungkan menggunakan braket terbuat dari logam , untuk menghasilkan konstruksi yang sederhana tetapi sangat kuat .konstruksi ini juga memungkinkan untuk penempatan braket pedal serta sadel yang dapat diatur posisinya sepanjang duakurva yang ada disana untuk menyesuaikan sesuai keinginan penggunanya nanti. Bilah Rotan juga bisa digunakan untuk pengikat sekunder untuk memperkuat jalinan bambu lamilasi pada masing-masing lapisan(wicak).

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Proses pembuatan dan produksi dari Greencycle bamboo bike telah dilakukan di Indonesia untuk menguji keahlian dan kapabilitas dari para pengajin lokal. Yang cukup memberikan tambahan wawasan yang sangat penting dari para pengrajin lokal tentang kapabilitas dan proses lamilasi dengan menggunakan proses ideasi untuk generasi masa depan dari ide desain Greencycle.

Dengan mengacu dari berbagai pertimbangan dari keterbatasan kemampuan pengrajin lokal, pemakaian spare part daur ulang dipakai dalam konstruksi dari Greencycle bamboo bike.Dengan mengeksplorasi skill pengrajin lokal dan berbagai industri kerajinan yang akan memilih material yang siap pakai serta sparepart yang telah tersedia.bukan hanya membantu menciptakan lapangan kerja untuk industri lokal akan tetapi juga menjaga biaya produksi yang lebih ekonomis untuk perjalanan produksi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan

sayang tidak dijelaskan didaerah mana penelitian tersebut dan pengrajin mana saja yang sudah diajak mengerjakannya , karena bloggernya sendiri seingatnya masih orang Indonesia, beum pernah mendengar tentang informasi ini sebelumnya , mudah-mudahan semuanya ini bukan Hoax belaka, dan menghasilkan sesuatu yang lebih hijau dan ramah lingkungan serta berkesinambungan(wicak) .

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/sepeda-hijau-berbahan-bambu-karya.html

Sabtu, 13 Agustus 2011

Menara obelisk yang terdiri dari 340 sepeda

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Apa yang bsia Agan lakukan dengan 340 sepeda dan sebuah sepeda roda 3 ? mengendarainya hingga akhir waktu ? atau seperti yang dilakukan oleh Mark Grieve dan Ilana Spector membangun sebuah karya yang artistik, yaitu sebuah menara Obelish Raksasa terbentuk dari ratusan kerangka sepeda, yang dinamakan Cyclisk , dan terletak disekitar dealer mobil. yang terletak ditempat yang lumayan strategis sehingga mudah terlihat dari manapun, menurut Grieve, Monumen ini bukan untuk memperingatkan tentang apakah berkendara sepeda itu lebih ramah lingkungan dibanding mengendarai mobil . Bagaimanapun juga, proyek ini telah menerima dana yang cukup besar sekitar $ 37.000 USD dari Nissan, yang telah membangun sebuah Dealer mobil dengan biaya sekitar $ 3,7 juta USD di Santa Rosa, California. Dan menurut Santa Rosa 1% untuk seni , 1% dari semua hasil konstruksi harus disumbangkan untuk kesenian lokal, dalam hal ini sebuah menera Cyclisk(wicak)

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Jumat, 12 Agustus 2011

Barang bekas yang menghasilkan bio-fuels

Bio-grow telah didesain untuk menjawab semua masalah yang telah ada, melambungnya harga minyak bumi serta pembuangan yang melambung. Para industrial desainer ini sedang mencoba memecahkannya dengan motode Hijau yaitu dengan Photobioreaktor untuk kultivasi dari alga dengan memanfaatkan berbagai perangkat elektronik yang telah didaur ulang.Mereka datang dengan photobioreaktor untuk kultivasi alga , menjadi produsen akhir yang nantinya menghasilkan bio-diesel.Team ini telah mengadirkan sebuah perangkat yang terbuat dari perkakas elektronik yang terbuang menjadi sebuah Bio-grow, cara ini , desain mereka setidaknya bisa menjawab issue yang ada 2 solusi yaitu sampah elektronik serta konsumsi bahan bakar. Sangat membantu dimasa yang akan datang, berbahan dasar alga dengan menghasilkan bio-fuels dapat mengurangi bahkan menggantikan bahan bakar fosil(wicak).

Designers : Mark Schnitzer, Timothy Harvey, Elliot DeVries, Reza Shiftehfar, and Meg Kenney

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/barang-bekas-yang-menghasilkan-bio.html

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons