Minggu, 14 Agustus 2011

sepeda hijau berbahan bambu karya Paulus Maringka

Pemahaman terhadap relevansi kultur menghasilkan sebuah analisa, desain dan proses evaluasi adalah sebuah cara untuk menemukan metode dan mewujudkan sebuah Greencycle bamboo bike yang terbuat dari bahan yang ekonomis dan ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan.

memerlukan 2 tahun penelitian yang difokuskan pada mencari cara untuk improvement proses fabrikasi sepeda yang selama ini memanfaatkan bahan yang bersih tetapi tidak ramah lingkungan dan berkesinambungan, bersama mereka mengexplorasi dengan menggunakan material yang bisa diperbaharui . Melalui penelitian proses ini dan waktu yang telah dihabiskan untuk memahami kultur dari user di Indonesia,sehingga fokus bergeser.

Untuk memahami sebuah kreasi yang merupakan greencycle(sepeda hijau), Para partisipan mencoba hadir dengan pendekatan desain yang diaplikasikan pada proses mendesain yang mereferensi serangkaian interview pada beberapa target user, percobaan prototype dan uji coba medan dengan menggunakan bahan baku yang berkesinambungan seperti bahan yang diusulkan, desain dan evaluasi sepeda hijau tersebut(wicak)

Designer : Paulus Maringka

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Untuk memadukan pengetahuan serta pengalaman dari seluruh masyarakat pengguna telah dikonsultasikan , termasuk petani , seniman , ahli bambu , enginer dan pabrik pembuatnya sendiri, untuk memberikan wawasan tentang berbagai kemungkinan riset ini untuk menghasilkan sebuah cohesive sociotechnical system di Indonesia dengan tujuan memuaskan pelanggan dan memenuhi segala keinginannya dengan tetap menggunakan material yang bisa diperbaharui untuk memproduksi Greencycle bamboo bike yang notabene lebih ramah lingkungan , berkesinambungan , yang pastinya harus lebih menguntungkan untuk lebih diterima dalam kehidupan masyarakat pada umumnya.

Dalam proses perancagan menggunakan system pemikiran desain yang mengacu pada wawasan kultural , untuk memperbaiki bentuk dari kendaraan yang bertenaga manusia tersebut, dengan memepertimbangkan berbagai perilaku , kepercayaan dan nilai relevansi , funsional , serta keinginan serta kebutuhan dari masyarakat pemakai dalam memanfaatkan teknologi tepat guna serta pertimbangan masalah lingkungan .

sebuah proses lamilasi yang dipakai dalam pembuatan sepeda ini dalam pembentukan frame sepeda adalah proses yang relatif mudah, ekonomis dan proses teknologi yang tidak terlalu tinggi. Dua kurva bambu yang identik yang terbuat dari potongan bambu lamilasi yang ditempatkan secara berlawanan dan digabungkan menggunakan braket terbuat dari logam , untuk menghasilkan konstruksi yang sederhana tetapi sangat kuat .konstruksi ini juga memungkinkan untuk penempatan braket pedal serta sadel yang dapat diatur posisinya sepanjang duakurva yang ada disana untuk menyesuaikan sesuai keinginan penggunanya nanti. Bilah Rotan juga bisa digunakan untuk pengikat sekunder untuk memperkuat jalinan bambu lamilasi pada masing-masing lapisan(wicak).

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Greencycle Bamboo Bike by Paulus Maringka

Proses pembuatan dan produksi dari Greencycle bamboo bike telah dilakukan di Indonesia untuk menguji keahlian dan kapabilitas dari para pengajin lokal. Yang cukup memberikan tambahan wawasan yang sangat penting dari para pengrajin lokal tentang kapabilitas dan proses lamilasi dengan menggunakan proses ideasi untuk generasi masa depan dari ide desain Greencycle.

Dengan mengacu dari berbagai pertimbangan dari keterbatasan kemampuan pengrajin lokal, pemakaian spare part daur ulang dipakai dalam konstruksi dari Greencycle bamboo bike.Dengan mengeksplorasi skill pengrajin lokal dan berbagai industri kerajinan yang akan memilih material yang siap pakai serta sparepart yang telah tersedia.bukan hanya membantu menciptakan lapangan kerja untuk industri lokal akan tetapi juga menjaga biaya produksi yang lebih ekonomis untuk perjalanan produksi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan

sayang tidak dijelaskan didaerah mana penelitian tersebut dan pengrajin mana saja yang sudah diajak mengerjakannya , karena bloggernya sendiri seingatnya masih orang Indonesia, beum pernah mendengar tentang informasi ini sebelumnya , mudah-mudahan semuanya ini bukan Hoax belaka, dan menghasilkan sesuatu yang lebih hijau dan ramah lingkungan serta berkesinambungan(wicak) .

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/sepeda-hijau-berbahan-bambu-karya.html

Sabtu, 13 Agustus 2011

Menara obelisk yang terdiri dari 340 sepeda

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Apa yang bsia Agan lakukan dengan 340 sepeda dan sebuah sepeda roda 3 ? mengendarainya hingga akhir waktu ? atau seperti yang dilakukan oleh Mark Grieve dan Ilana Spector membangun sebuah karya yang artistik, yaitu sebuah menara Obelish Raksasa terbentuk dari ratusan kerangka sepeda, yang dinamakan Cyclisk , dan terletak disekitar dealer mobil. yang terletak ditempat yang lumayan strategis sehingga mudah terlihat dari manapun, menurut Grieve, Monumen ini bukan untuk memperingatkan tentang apakah berkendara sepeda itu lebih ramah lingkungan dibanding mengendarai mobil . Bagaimanapun juga, proyek ini telah menerima dana yang cukup besar sekitar $ 37.000 USD dari Nissan, yang telah membangun sebuah Dealer mobil dengan biaya sekitar $ 3,7 juta USD di Santa Rosa, California. Dan menurut Santa Rosa 1% untuk seni , 1% dari semua hasil konstruksi harus disumbangkan untuk kesenian lokal, dalam hal ini sebuah menera Cyclisk(wicak)

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Mark Grieve x Ilana Spector   Cyclisk   Bicycle Obelisk Sculpture

Jumat, 12 Agustus 2011

Barang bekas yang menghasilkan bio-fuels

Bio-grow telah didesain untuk menjawab semua masalah yang telah ada, melambungnya harga minyak bumi serta pembuangan yang melambung. Para industrial desainer ini sedang mencoba memecahkannya dengan motode Hijau yaitu dengan Photobioreaktor untuk kultivasi dari alga dengan memanfaatkan berbagai perangkat elektronik yang telah didaur ulang.Mereka datang dengan photobioreaktor untuk kultivasi alga , menjadi produsen akhir yang nantinya menghasilkan bio-diesel.Team ini telah mengadirkan sebuah perangkat yang terbuat dari perkakas elektronik yang terbuang menjadi sebuah Bio-grow, cara ini , desain mereka setidaknya bisa menjawab issue yang ada 2 solusi yaitu sampah elektronik serta konsumsi bahan bakar. Sangat membantu dimasa yang akan datang, berbahan dasar alga dengan menghasilkan bio-fuels dapat mengurangi bahkan menggantikan bahan bakar fosil(wicak).

Designers : Mark Schnitzer, Timothy Harvey, Elliot DeVries, Reza Shiftehfar, and Meg Kenney

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

Bio-Grow Photobioreactor for The Cultivation of Algae

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/barang-bekas-yang-menghasilkan-bio.html

Kamis, 11 Agustus 2011

pembersih udara alami sangat efektif menghilangkan racun mematikan

Pembersih udara telah menjadi sebuah sesuatu yang biasa didalam rumah maupun di perkantoran yang merupakan gaya hidup masyarakan jaman sekarang yang sangat konsern dengan kebersihan udara yang akan dihirup. Kebanyakan dari mereka bertenaga listrik sehingga memerlukan colokan saat pengoperasian, akan tetapi pemurni udara karya seorang desainer yang bernama Mathieu Lehanneur dan David Edwards ini merupakan sebuah langkah terobosan yang tergolong cemerlang , untuk melayani kebutuhan akan udara bersih pada sebuah gedung ?, dengan media tanaman hidup ? mengapa tidak? tentu saja , kita telah tahu kemampuan akan beberapa tanaman dalam menyerap zat beracun yang terkandung dalam udara yang akan kita hirup menjadikan lebih bersih serta menghasilkan ogsigen yang murni, Produk ini dinamakan Andrea Air purifier memadukan unsur alam dan teknologi kedalam desain yang indah dan efektif sebagai sebuah mesin pembersih udara(wicak).

Andrea memanfaatkan hampir beberapa tanaman rumahan, yang selama ini dapat menyuplai dan menghasilkan beberapa keuntungan darinya dengan cara pemurnian udara alami yang bisa menyerap udara beracun dan menetralisasikan kembali sehingga lebih aman dan segar untuk kita hirup. Sebuah kipas bertenaga listrik untuk menghisap udara yang telah dibersihkan melalui daun yang kemudian melewati akan dan tanah sekaligus mempercapat proses filtrasi pada tanaman tersebut. Menurut desainer andrea sendiri, perangkat ini dapat menghilangkan gas beracun dari udara dengan rate sekitar 1000% lebih efektif dan lebih cepat dari pada tanaman itu sendiri.

Andrea memang terlihat sama dengan beberapa penyaring udara lain yang kebanyakan kita lihat yang mungkin terlihat lebih sederhana akan tetapi kali ini benar-benar desain yang elegan dengan memanfaatkan solusi alam dalam memurnikan udara. Beberapa pembersih udara lainya biasanya memerlukan filter yang removeable yang memerlukan penggantian secara berkala karena telah menimbun kotoran dan racun yang telah ada diudara dan harus dibersihkan atau diganti secara periodical atau secara berkala. Tetapi sebaliknya Andrea yang menggunakan proses alami telah mengambil alih semuanya semenjak manusia telah berjalan dimuka bumi ini-yeng merupakan sebuah teknologi tinggi yang harus kembali pada alam(wicak)

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/pembersih-udara-alami-sangat-efektif.html

perpaduan dua fungsi antara panel surya dengan kincir angin dalam Aard menjadi lebih effisien dan futuristik

Apabila sumber tenaga alternatif menjadi isu yang paling dicari untuk kehidupan penduduk sipil masa depan, dengan mendesain prodk yag hemat energi saja tidak akan cukup , agaknya, pengumpulan energi yang ada yang dapat merubah energi alam kebentuk yang lebih bermanfaat.Aard dikonsep khusus yang merupakan kombinasi antara kincir angin dan akumulator tenaga matahari menjadi sebuah produk dengan pengerjaan halus dan sederhana yang memiliki tujuan akhir untuk menambah konstribusi kebutuhan akan energi di masa yang akan datang.

Dengan konsep agak lengkung yang dilengkapi dengan panel Photo voltaik yang fleksibel yang dipasang secara modularyang dapat mengakumulasi tenaga sorya sepanjang hari, juga pada saat hembusan angin kencang , benda tang hampir berbentuk bola ini akan berputar dan menghasilkan arus listrik melalui dinammo yang dipasang pada setiap bilah sayap yang berjumlah 8 itu.Kontruksi alumunium yang diberikan warna dasar biru memberikan kesan lebih indah dan elegan pada alat tersebut apalagi apabila ditempatkan pada sebuah karya arsitektur dilingkungan perkotaan yang akan menambah kesan indah dengan kecantikan alami. maka dari itu , bentuk yang agak lengkung dari produk untuk mengurangi gerakan harus memutar apalagi mengatur arah panel agar sesuai dengan datangnya sinar matahari(wicak).

Designer : Arttu-Matti Immonen

aard

aard

aard

aard

aard

sumber:http://triwicaksono-sepedaku.blogspot.com/2011/08/perpaduan-dua-fungsi-antara-panel-surya.html

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons